Memahami Fungsi Perilaku, Bukan Hanya Bentuknya
Perilaku yang terlihat serupa dapat muncul karena alasan yang berbeda. Memahami konteks membantu kita memilih respons yang lebih tepat.
Ketika perilaku menjadi perhatian, kita sering berfokus pada bentuknya: menangis, menolak, berteriak, atau meninggalkan kegiatan. Padahal strategi yang efektif perlu mempertimbangkan apa yang terjadi sebelum dan sesudah perilaku.
Perhatikan polanya
Catat kapan perilaku muncul, kegiatan apa yang sedang berlangsung, siapa yang hadir, dan apa yang diperoleh atau dihindari anak setelahnya.
Ajarkan alternatif
Mengurangi perilaku perlu disertai pengajaran keterampilan pengganti. Anak dapat belajar meminta istirahat, meminta bantuan, menolak, atau menunggu dengan cara yang lebih tepat.
Jaga konsistensi
Respons yang konsisten membantu anak memahami perilaku mana yang lebih efektif digunakan dalam keseharian.
Isi artikel memberi gambaran umum. Kebutuhan serta target belajar setiap anak tetap perlu dibahas secara individual dengan tim terkait.
